Minggu, 01 Desember 2019

BAB 9 "PEMASARAN PRODUK USAHA":


A. RUANG LINGKUP PEMSARAN

Menurut Kotler ,pemasaran adalah mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia dan sosial.
1.     Pengertian Pemasaran
            
American Marketing Association (AMA),pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan,mengkomunikasikan dan memberikan nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya.
2. Hal-hal yang dipasarkan
            Menurut Kotler ,pemasar membagi sepuluh tipe entitas. Yakni :
a.      Barang
                        adalah barang yang terbesar dari usaha produksi dan pemasaran dibanyak negara.
b.     Jasa
                        Menurut Kotler,perekonomian negara AS terdiri dari perpaduan jasa dan barang.
c.      Acara
d.     Pengalaman
                        perusahaan dapat menciptakan,memamerkan, dan memasarkan pengalaman.
e.      Orang
                        pemasaran selebriti atau orang terkenal merupakan bisnis yang besar.
f.      Tempat
Bisnis yang berkaitan dengan tempat tersebut dapat dicari peluangnya. Contoh menjual produk kuliner dengan nuansa tempat yang berbeda hasilnya juga berbeda.
g.     Properti
                        adalah hakkepemilikan tidak berwujud atas properti yang sebenarnya (real estate).
h.     Organisasi
Kampanye identitas perusahaaan adalah hasil dari program riset pasar yang intensif.

i.       Informasi
adalah sesuatu yang dihasilkan ,dipasarkan,dan didistribusikan oleh buku,sekolah dan produk.
j.       Ide
                        Setiap penawaran pasar mengandung ide dasar.

3. Pihak yang memasarkan

       pemasar(marketer)adalah seseorang yang mencari respons berupa perhatian,pembelian,dukungan, dan sumbangan dari pihak yang lain disebut prospek.

Ada delapan keadaan permintaan dalam pemasaran yang mungkin terjadi,yaitu sebagai brkt:
a.permintaan negatif :konsumen tidak menyukai produk dan mungkin bahkan berusaha menghindarinya.
      b.permintaan yang tidak ada:mungkin tidak sadar atau tertarik pada produk.
      c.permintaan laten:memiliki suatu kebutuhan yang kuat yang tidak bisa dipenuhi produk yg ada.
      d.permintaan yang menurun:mulai jarang beli produk atau tidak membeli sama sekali.
      e.permintaan tidak teratur:konsumen membeli secara musiman,bulanan,mingguan,harian,atau bahkan dalam hitungan jam
      f.permintaan penuh:konsumen membeli semua produk yg dilempar ke pasar.
     g.permintaan berlimpah:konsumen membeli lebih banyak daripada produk yg ada.
     h.permintaan tidak sehat:konsumen mungkin tertarik pada produk yang memiliki konsekuensi sosial yang tidak diinginkan.

    Ada lima fungsi kunci seseorang wirausaha dalam memimpin pemasaran didalam organisasi atau sebuah usaha antra lain sbg brkt:
        a.memperkuat merek.
        b.mengukur keefektifan pemasaran.
        c.mengarahkan pengembangan produk baru yang  didasarkan atas kebutuhan pelanggan
        d.mengumpulkan ide-ide dari pelanggan
        e.menggunakan teknologi pemasaran yang baru.

B. Konsep inti dan perencanaan komponen pemasaran produk

Kebutuhan adalah syarat hidup manusia. Orang membutuhkan udara, makanan, air, pakaian, dan tempat tinggal agar dapat bertahan hidup. Orang juga memilki kebutuhan yang kuat akan rekreasi pendidikan dan hiburan
Permintaan adalah keinginan akan produk-produk tertentu yang didukung oleh kemampuan untuk membayar
Pemasaran secara umum terbagi 3 komponen umum utama :
1)     Outlook
            outlook atau ramalan merupakan komponen yang mengajukan sebuah usaha untuk menganalisis gambaran bisnis masa depan sebelum melakukan pemasaran berdasarkan 4 faktor:
a) Change : perubahan teknologi, kondisi ekonomi, kekuatan politik, politik ilegal, kekuatan budaya sosial, dan pergeseran pasar
b) Competitor : pesaing dan situasi persaingan
c) customer: situasi pelanggan
d) company: kondisi internet perusahaan
2) Architecture
  1. Strategy
1. segmentation : suatu proses untuk membagi / mengelompokkan konsumen ke dalam kotak-kotak yang lebih terperinci
2. targeting: target market/pasar sasaran adalah satu atau beberapa segmen pasar yang menjadi fokus kegiatan-kegiatan pemasaran
3.positioning: memenangi dan menguasai benak pelanggan melalui produk yang ditawarkan
  1. Tactic
1. defferentation: upaya merek/ usaha untuk mencipatakan perbedaan diantara pada pesaing dalam rangka memberikan nilai tambah yang terbaik kepada pelanggan
2. marketing mix( bauran pemasaran): bagaimana sebuah usaha memiliki keunggulan pada produk agar lokasi dan promosi
3. selling : langkah-langkah untuk menjual dan menciptakan hubungan jangka panjang dengan pelangggan melalui produk/ jasa perusahaan
c. Value
  1. brand: indikator nilai tambah yang ditawarkan pada pelanggan
  2. Service : indikator pelayanan terhadap pelanggan yang intinya adalah memberikan kepuasan kepada pelanggan
  3. Process: dalam konsep pemasaran proses mencerminkan kualitas, biaya, dan pengantaran produk dari perusahaan kepada pelanggannya
d. Scored
Mengimbangkan nilai tambah kepada 3 kelompok utama yaitu pelanggan, masyarakat, dan pemilik saham
Scored dibutuhkan untuk memastikan bahwa perusahaan telah memberikan superior pada kelompok utama tersebut

C.RENCANA LANGKAH PEMASARAN
Tujuannya adalah agar siswa lebih terarah dalammelakukan pemasaran secara langsung.
            1.menentukan target penjualan :nilaiyang ingin dicapai saat usaha melakukan pemasaran.contohnya target penjualan dengan menjual 100 potong baju dalam waktu satu bulan dengan total penjualan senilai Rp.10.000.000,
            2.menentukan cara penjualan
            cara pemasaran yaitu cara-cara yang dilakukan untuk melakukan penjualan sesuai dengan jenis uasahanya.contohnya jika ingin membuka usaha aneka kue basah,dapt memilih cara penjualan dengan membuka toko kue dimal.namun jika ternyata terkendala masalah modal yang tidak mencukupi untuk menyewa ruangan dimal, dapat memilih cara alternatif yaitu penjualan titip ditoko lain yang juga menjual kue atau dijual secara berkeliling.
3. Merancang Strategi Pemasaran
             Strategi pemasartan juga banyak ragamnya, tetapi untuk pemukla usaha sebaikanya berfokus pada strategi pemasaran yang sesuai dengan bauran pemasaran dan dikenal dengan 4P, yaitu Product(produk), Price(harga),Place(lokasi usaha) dan Promotion(promosi)


Bab 6 PENERAPAN PRODUKSI DAN PELAYANAN USAHA

BAB 6
               PENERAPAN PRODUKSI DAN
               PELAYANAN USAHA

A.penerapan produksi

         Penerapan produksi merupakan implementasi dan perencanaan-perencanaan yang sudah dibuat sebelumnya,khususnya pada perencanaan produksi.sebelum memulai produksi hal yang harus dipersiapan adalah:
    1.mempersiapkan standar kebutuhan bahan baku produksi sesuai dengan ukuran yang ditetapkan.
    2.mempersiapkan bagan tahapan alur produksi
    3.menyiapkan standard operating procedure (sop) yang aplikatif dan perinci
    4.menyiapkan tenaga kerja untuk produksi
    5.menyiapkan pelengkap produksi

B. Perencanaan khusus sebagai pelengkap     produksi
   1.)kemasan produk sebagai pelengkap produksi
      Kemasan atau packaging adalah salah satu cara untuk mengenalkan identitas pruduk usaha kita kepada orang lain (calon konsumen).
      Fungsi dan manfaat dari kemasan produk, antara lain sebagai berikut.
a.  Melindungi produk
b.  Daya tarik
c.   Identitas produk
d.  Mendukung keputusan berbelanja
e.  Diferensiasi
    
 2.) perencanaan desain kemasan produk
                Desain kemasan banyak menampilkan nilai budaya dipasar, (supermarket, outlet penjualan grosir, atau dapartement store), tempat orang-orang dengan latar belakang budaya dan nilai berkumpul.
a.  Tujuan desain kemasan
b.  Hal-hal pokok yang perlu diperhatikan pada desain kemasan
c.   Desain kemasan dan kesuksesan pemasaran produk

   3.) perencanaan distribusi produk
             Perencanaan distribusi merupakan pembuatan keputusan sistematis yang berkaitan dengan pergerakan fisik dan transfer kepemilikan produk dari produsen kekonsumen. Berikut penjelasan dari setiap jenis distribusi.
a.  Distribusi langsung
pada distribusi langsuing, kegiatan pendistribusian dilakukan langsung oleh produsen ke konsumen tanpa adanya perantara. Contohnya: Seorang pengrajin yang langsung menjual hasil kerajinannya kepada konsumen.

b.  Distribusi semilangsung
Distribusi semi langsung dilaksanakan melalui saluran yang dimiliki oleh usaha atau produsen. dalam hal ini sebuah usaha memiliki divisi atau bagian khusus penjualan. penjualan produk atau jasa yang dihasilkan sebuah usaha akan ditangani oleh bagian penjualan.

c.   Distribusi tidak langsung
aktivitas distribusi tidak langsung dijalankan oleh lembaga pemasaran diluar perusahaan produsen. seperti agen atau perusahaan ritel. Pihak distributor tersebut akan menyalurkan produk dari produsen ke konsumen.
contohnya: penjual produk kecantikan yang menjual produknya melalui agen atau ritel.
            Contoh-contoh pihak yang berkaitan dengan aktifitas pendistribusian  adalah sebagai berikut.
     a. pedagang
     b. agen
     c. makelar
     d. eksportir
           e. komisioner

C. PENGELOLAAN PERSEDIAN PRODUK
         Persediaan (inventory) adalah barang-barang yang dismpan untuk digunakan atau dijual pada masa atau periode yang akan dating.
  1./ jenis-jenis persediaan
        Berdasarkan jenisnya, persediaan dapat dibedakan sebagai berikut.
a.  Persediaan bahan mentah/baku
b.  Persediaan komponen rakitan
c.   Persediaan bahan pembantu atau pelengkap
d.  Persediaan barang dalam proses atau barang seteengah jadi
e.  Persediaan barang jadi

 2./ pencatatan persediaan
         Sistem persediaan adalah serangkaian kebijakan dan pengendalian terkait dengan persediaan, yang meliputi penentuan tingkat persediaan yang harus dijaga, waktu untuk mengisi kembali persediaan, dan jumlah pesanan yang harus diproses. Sistem pencatatan persediaan barang terdiri atas dua jenis, yaitu sistem perbetual dan system periodik.
a.   Sistem perpetual (metode buku)
adalah sistem pencatatan persediaan yang dilakukan secara langsung pada jumlah dan harga pokoknya.
b.  Sistem periodic (metode fisik)
adalah sistem pencatatan persediaan yang dilakukan hanya pada akhir periode. 
3./ penilaian persediaan                     
      Dalam menilai persediaan, terdapat tiga metodeyang dapat digunakan, yaitu sebagai berikut.
a.  Metode FIFO (first in first out)
metode ini mencatat barang yang pertama masuk sebagai barang yang pertama kali dijual atau keluar.oleh karena itu barang yang pertama kali masuk gudang akan dijual pertama.

b.  Metode LIFO (last in first out)
metode ini akan mencatat barang yang terakhir masuk sebagai baramg yang pertama kali dijual atau keluar.

c.   Metode average
berdasarkan metode ini, pengeluaran barang ditentukan secara acak sehingga harga pokok untuk metode ini ditentukan dari nilai rata ratanya.

D. PELAYANAN PELANGGAN
   1. membangun kepuasan pelanggan
         Kepuasan pelanggan menurut Richard gerson adalah persepsi pelanggan bahwa harapannya terhadap produk yang sudah diteliti telah terpenuhi atau terlampau. Sementara menurut kotler dan armstong, kepuasan pelanggan adalah tingkatan dimana anggapan tentang kinerja produk sesuai dengan ekspektif pembeli.
         Ada lima faktor utama yang sangat menentukan kepuasan pelanggan yaitu sebagai berikut.
a. Kualitas produk
b. Kualitas pelayan
c.  Emosi
d. Harga
e. Kemudahan akses produk

Berikut  adalah langkah-langkah yang tepat dapat dilakukan apabila siswa ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan.
a. Pelayanan yang cepat dan tanggap
b. Adanya fasilitas call center
c.  Responsive terhadap keluhan pelanggan
d. Sabar
e. Sopan
f.    Menyediakan solusi
g.  Mengakui kesalahan
h. Tepat  janji
i. Minta feedback dari pelanggan

Selasa, 05 November 2019

BAB 8 "PERHITUNGAN BIAYA PRODUK DAN KEUNTUNGAN USAHA"


PENGHITUNGAN BIAYA PRODUK DAN KEUNTUNGAN USAHA

A,PENGHITUNGAN BIAYA PRODUKSI
      Biaya produksi merupakan biaya yang dikeluarkan selama proses produksi untuk menghasilkan produk atau jasa.
Adapun beberapa tujuan penentuan biaya produksi adalah sebagai berikut:
1.   Menetapkan biaya produksi
2.   Mengendalikan biaya
3.   Mengbantu pengambilan keputusan
Hal hal yang berkaitan dengan biaya produksi serta tahapan penghitungan biaya produksi
1.   Biaya produksi dan harga pokok produksi (hpp)
HPP atau harga pokok produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk dan jasa dalam sebuah ukuran tertentu.
Manfaat dari ponghitungan hpp,yaitu untuk mengentahui secara akurat berapa biaya yang dikuarkan oleh sebuah produk ataun jasa yang dihasilkan.

Berikut beberapa definisi dari biaya produksi menurut beberapa pakar.
1.   Menurut Mulyadi, biaya produksi adalah seleuruh biaya yang terjadi untuk mengeloh bahan baku menjadi barang yang siap dijual.
2.   Menurut Hansen dan Mowen,biaya produksi adalah total biaya yang berhubungan dengan proses pembuatan barang dan penyediaan jasa.

2.  komponen Biaya Produksi
     Menurut  Charles T. Horngren, unsur biaya produksi terdiri atas biaya berikut.
a)   Biaya bahan baku langsung
Bahan baku merupakan bahan yang secara langsung dipakai untuk memproduksi suatu barang jadi yang dipasarkan.
b)   Biaya tenaga kerja langsung
Biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya bagi semua tenaga kerja langsung yang ditempatkan dan diberdayakan dalam menangani kegiatan produksi
c)    Biaya overhead pabrik
Biaya overhead pabrik adalah semua biaya faktur yang tidak ditelusuri secara langsung ke output tertentu.

Secara umum,biaya produksi dapat dibedakan menjadi 5 jenis yaitu sebagai berikut:
a.    Biaya tetap (fixed cost/FC)
Biaya tetap adalah biaya yang dikeluarkan sebuah usaha pada periode tertentu dengan jumlah tetap dan tidak bergantung pada hasil produksi.
b.   Biaya variable (variable vost/VC)
Biaya variable merupakan biaya yang besarnya dapat berubah ubah sesuai dengan hasil ptoduksi.
c.    Biaya total (total cost/TC)
Biaya total merupakan penjumlahan seluruh biaya tetap dan biaya variable yang digunakan suatu perusaan untuk menghasilkan barang jadi dalam satu periode.
d.   Biaya rata rata (average cost/AC)
Biaya rata rata merupakan besarnya biaya produksi perunit yang dihasilkan .
e.   Biaya marginal (marginal cost/MC
Biaya marginal merupakan biaya tambahan yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit barang.


B. Penghitungan total biaya produksi,HPP, dan penetapan harga jual.
 1.penghitungan harga pokok produksi (HPP)
     HPP atau modal pokok adalah biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk atau jasa dalam sebuah ukuran.manfaat dari penghitungan hpp yaitu untuk mengertahui secara akurat berapa modal yang dikeluarkan untuk sebuah produk atau jasa yang dihasilkan.

HPP = Total Biaya Produksi : Jumlah produk yang dihasilkan

Contoh Studi Kasus
Cara perhitungan HPP Produk
Sebuah usaha kuliner ayam geprek membutuhkan biaya biaya berikut untuk membuat ayam geprek

No
 Bahan Bahan
 Biaya yang dikeluarkkan
 1
 1 ekor ayam broiler ukuran 1,5 kg dipotong 9 buah
 Rp 30.000,00
 2
 Tepung Bumbu 500 gr
 Rp 10.000,00
 3
 Minyak Goreng 1 liter
 Rp  11.000,00
 4
 Bumbu dan sambal
 Rp. 3000,00

 Total Biaya
 Rp 54.000,00

Perhitungan HPP ayam geprek adalah sebagai berikut:

HPP = Total Biaya Produksi : Jumlah produk yang dihasilkan
         = Rp. 54.000,00 : 9 = Rp 6000,00
Jadi HPP untuk satu potong ayam geprek adalah Rp. 6000,00


2.menentukan harga jual 
Setelah perhitungan HPP diketahui, tahapan selanjutnya adalah menentukan harga jual produk atau jasa tersebut.

Contoh Studi Kasus 1
Penetapan Harga Jual
Masih pada contoh usaha ayam geprek, jika harga pasaran ayam geprek tepung adalah Rp 12.000,00 dan harga terendah yaitu Rp9000,00, berapa harga jual yang tepat untuk ayam geprek tersebut?

Jika siswa ingin menetapkan harga jual pada harga terendah yaitu Rp.9000,00, perhitungan keuntungannya adalah sebagai berikut:

Laba = Harga jual - HPP
         = Rp.9000,00 - Rp 6000 = Rp 3000,00 (33,3 % dari harga jual)


3.menghitung biaya operasional
Penghitungan biaya operasional adalah penghitungan pengeluaran untuk biaya operasional usaha sehari hari.
 Contoh Studi Kasus 1
Pemilik usaha ayam geprek berencana membuka cabang di daerah tebet. Lokasi yang dipilih terbiaya sewa Rp. 2.000.000,00 perbulan, sudah termasuk air dan listrik. di cabang tebet , karyawan yang diperkerjakan sebanyak 2 orang dengan gaji Rp 4.000.000,00/ orang. Berapa perkiraan biaya operasional ayam geprek cabang tebet perbulan?

Perhitungan Biaya Operasional "Ayam Geprek" cabang Tebet per bulan

Gaji Karyawan 2 orang @Rp 4.000.000,00   Rp. 8.000.000,00
Sewa Tempat                                                  Rp. 2.000.000,00
Biaya Gas                                                       Rp.    500.000,00
Bahan baku pelengkap, kemasan, dll             Rp. 2.000.000,00
Transportasi untuk belanja dll                        Rp.    600.000,00
Biaya Lain lain                                               Rp.     600.000,00
Total Biaya Operasional                               Rp 13.700.000,00


4.mengetahui penghitungan keuntungan kotor
Penghitungan keuntungan kotor adalah adalah penghitungan untuk setiap hari,setiap pesanan setiap minggu dan bulan.

Keuntungan Kotor per Hari = (Harga Jual-HPP) X Jumlah penjualan/Hari

Contoh Kasus 1
Perhitungan Keuntungan Kotor
Masih seputaran usaha "Ayam Geprek". jika target dari pemilik usaha menjual 100 buah ayam geprek setiap hari dengan harga Rp.10.000,00 perbuah, serta penjualan nasi,sayur dan minuman memberikan keuntungan kotor sebesar Rp.6000.000,00 per bulan. berapa keuntungan kotor yang akan diperoleh setiap bulannya?

penghitungan keuntungan kotor usaha "Ayam Geprek" adalah sebagai berikut:

Keuntungan Kotor perhari =( Rp.10.000.000,00 - Rp.6.000.000,00 ) x 100
                                           = Rp.4.000.000,00 x 100
                                           = Rp. 400.000,00

Dalam 1 hari dengan penjualan 100 buah, keuntungan kotor yang diperoleh adalah sebesar Rp. 400.000,00.Jika penjualan atau pesanan rutin dalam jumlah 100 buah/Hari, perhitungan keuntungan kotor perbulan adalah sebagai berikut:

Keuntungan kotor/Bulan = (Rp.400.000,00 x 30 hari) + Keuntungan Lain
                                         = Rp. 12.000.000,00 + Rp.6.000.000,00
                                         =  Rp. 18.000.000
Perkiraan keuntungan kotor "Ayam Geprek" per bulan adalah sebesar Rp.18.000.000,00


5.mengetahui keuntungan bersih
Keuntungan Bersih usaha per bulan = Keuntungan Kotor perbulan dikurangi Biaya Operasional per bulan

Contoh Kasus 1
Perhitungan Keuntungan Bersih
Perhitungan keuntungan bersih usaha "Ayam Geprek" adalah sebagai berikut:

Keuntungan Bersih = Keuntungan Kotor/Bulan - Biaya Operasional/bln
                                = Rp.18.000.000,00 - Rp 13.700.000,00
                                = Rp. 4.300.000,00
Jadi perkiraan keuntungan bersih usaha "Ayam Geprek" adalah Rp. 4.300.000,00/bulan



C. MODAL USAHA
    Modal adalah sekumpulan uang atau barang yang digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan suatu produk.modal (capital) adalah barang yag dihasilkan oleh alam atau manusia untuk membantu memproduksi barang dengan tujuan memperoleh keuntungan.
1.   Definisi modal usaha
Menurut para ahli ekonomi menjelaskan definisi modal sbb:
a)   Lawrence J. Gitman modal adalah bentuk pinjaman dalam jangkauan waktu tertentu yangd dimiliki perusahaan atau semua hal yang ada dibagian neraca perusahaan selain kewajiban.
b)   Bambang Riyanto. Modal adalah hasil produksi yang digunakan kembali untuk memproduksi lebih lanjut.
c)    Drs.Moekijat. modal adalah semua hal yang dimiliki oleh perusahaan,meliputi uang,kridit,hak membuat dan mejual sesuatu,mesin mesin serta properti.
d)   Kamus besar bahasa indonesia (kbbi) modal adalah uang yang digunakan sebagai pokok untuk berdagang serta harta benda yang bisa digunakan dalam menghasilkan sesuatu.

2.Jenis jeis modal
Modal dapat dibedakan menjadi tiga jenis sbb:
a.Jenis Modal Berdasarkan Sumber Modal
1)   Modal internal
Sumber modal internal merupakan modal yang didapatkan dari dana yang dimiliki usaha itu sendiri,biasanya dari hasil penjualan.
2)   Modal eksternal
Sumber modal eksternl adalah modal yang berasal dari luar perusahaan ataud dana yang diperoleh dari para kreditur ataupun dari pemegang saham perusahaan.
                    b.Jenis Modal Berdasarkan Fungsi    
1)   Modal perseorangan
Adalah modal yang berasal dari seorang yang memiliki fungsi memudahkan berbagai aktivitas dan memberikan laba kepada pemiliknya.
2)   Modal sosial
Adalah modal yang dimiliki oleh masyrakat dan memberikan keuntungan bagi masyarakat dakam melakukan kegiatan produksi.
                      c.  Jenis modal berdasarkan wujud
1)   Modal Konkret (modal aktif)
Modal konkret adalah modal aktif yang dapat dilihat secara kasat mata atau berwujud.
2)   Modal abstrak (modal pasif)
Modal abstrak adalah kebalikan dari modal konkret yaitu modal yang tidak dapat terlihat dengan kasat mata.
3.Manfaat modal bagi usaha
a)   Menyewa tempat
b)   Penyediaan bahan dan alat produksi
c)    Membayar gaji pekerja
d)   Simpanan
4.Penghitungan kebutuhan modal usaha
a.modal investasi
       modal investasi merupakan modal yang dibutuhkan oleh seb uah usaha untuk membiayai kebutuhan awal usaha
b.modal kerja
       penghitungan modal kerja dibuat untuk mencatat kebutuhan operasional usaha.
D.PENGHITUNGAN KEUNTUNGAN USAHA DAN BREAK EVEN POINT (BEP)
       Break even point adalah titik inpas anatara jumlah laba yang diterima suatu usaha dan biaya yang sudah dikeluarka.digunakan untuk menganalisis jumlah barang yang harus diproduksi atau jumlah uang yanh yang harus diterima untuk mencapai titk inpas atau pengembalinya modal.
Cara penghitungan BEP dengan dua metode
1.   Dasar unit
Dalam penghitungan BEP menggunkan dasar unit,kita akan menghitung jumlah barang atau jasa yang diproduksi untuk mendapatkan titik impas.
2.   Dasar penjualan
Dalam penghitungan BEP menggunakan dasar penjualan,kita akan menghitung jumlah dalam satuan rupiah untuk mendapatkan titik impas.